Sungai Luar, 30 Desember 2024 – Mediasi ketiga dalam musyawarah penyelesaian konflik antara petani dan pengembala kerbau di Kampung Sungai Luar kembali digelar. Pertemuan ini dihadiri oleh Camat Menggala Timur, Agus Wandi, S.H., M.M., Danramil yang diwakili oleh Serka Kuat, Kapolsek Menggala, Iptu Eman Supriatna, S.H., M.M., beserta enam anggota lainnya, Kepala Kampung Sungai Luar Rike Lidia, S.E., Kepala Kampung Bedarou Indah Rusiya, Ketua dan anggota BPK dari kedua kampung, serta para petani dan pengembala kerbau yang terlibat konflik.
Dalam sambutannya, Kepala Kampung Sungai Luar, Rike Lidia, menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan dan kampung, bersama dengan TNI-Polri, hadir untuk mencari solusi damai atas konflik yang telah meresahkan masyarakat ini. Ia juga menjelaskan upaya kampung untuk mengalokasikan dana guna pemasangan pagar pembatas antara area petani dan pengembala kerbau, sebagai langkah untuk mencegah kerugian di kedua belah pihak.
Namun, mediasi kali ini belum menghasilkan kesepakatan terkait titik pemasangan pagar tersebut. Kedua belah pihak, baik petani maupun pengembala kerbau, masih belum mencapai kesepahaman mengenai batas wilayah yang akan dipagar.
Pemerintah kampung dan kecamatan menyatakan akan terus memfasilitasi musyawarah lanjutan hingga tercapai solusi yang menguntungkan semua pihak. Konflik ini diharapkan dapat segera terselesaikan demi terciptanya suasana kondusif di Kampung Sungai Luar dan sekitarnya.